Sabtu, 02 Mei 2015

Tugas Psikologi Umum


Gampang Marah Pada Saat Lapar ?

Kenapa sih orang gampang marah pada saat lapar ? contoh nya si A yang belum sarapan pada saat mau berangkat kerja. Kondisi hari itu si A sibuk untuk mengerjakan laporan sehingga makan siang nya terundur. A sudah merasakan lapar sehingga dia terbawa emosi, si A bisa saja marah kepada diri sendiri, orang lain ,atau karena sebuah peristiwa.

Kenapa A gampang marah saat dia lapar ?
Kemarahan itu bisa saja disebabkan karena keluhan dan penderitaan pada saat lapar, yang di awali dengan perut keroncongan, lalu menjadi lelah, dan mudah tersinggung.

Dikarenakan orang yang merasa lapar dalam jangka waktu tertentu akan mengalami gangguan kadar gula di dalam darah menurun, sehingga menyebabkan pasokan glukosa ke otak menjadi kurang. Karena glukosa juga di kirim ke otak sebagai sumber energi yang mengontrol emosi negatif dan juga kekurang kadar gula di dalam darah akan membuat seseorang merasa lemah, kelelahan, rasa cemas, dan sakit kepala. Selain karena kurangnya glukosa, tingkat serotonin dalam tubuh yang rendah juga dapat menyebabkan orang mudah tersinggung dan marah. Serotonin adalah hormon yang berfungsi mengontrol suasana hati, nafsu makan, dan tidur, juga perasaan bahagia. Hormon ini bekerja melalui proses disintesis dengan bantuan asam amino yang disebut triptofan. Sayangnya, triptofan ini tidak terbentuk di dalam tubuh melainkan melalui pasokan makanan yang kita konsumsi. Jadi kalau si A sudah sensi, buru-buru ajakin makan, apalagi kalau si A dibayarin, pasti langsung berubah 180 derajat.

Emosi yang dirasakan ini merupakan reaksi kompleks yang mengandung tingkatan aktivitas yang tinggi, dan diikuiti perubahan dalam kejasmanian serta berkaitan dengan perasaan yang kuat. Dapat dikatakan bawah psikologi dan fisiologi itu mempengaruhi perasaan emosional seseorang. Emosi tidak selalu mengacu kepada kekerasan tetapi bisa diungkapkan dalam bahasa, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh.
Emosi pada umumnya berlangsung dalam waktu yang singkat. Walaupun emosi merupakan perasaan yang mengalami intensitas, sebenarnya orang tetap masih bisa mengontrol dirinya sehingga tidak larut dalam emosi yang tidak terbendung.

Sumber:
Basuki, A.M Heru. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.


Kesalahan Dalam Melihat Horizontal Lines Parallel
Ini adalah pengalaman saya sendiri pada saat melakukan percobaan melihat Horizontal Lines Parallel di Laboratorium Psikologi Faal. Tujuan dari percobaan ini, agar saya dapat mengetahui bahwa balok-balok yang terlihat itu sejajar atau tidak sejajar. Pada saat percobaan dilakukan, saya melihat kertas Horizontal Lines Parallel itu sejajar dan lurus. Dan bagian dalam nya terdapat kubus-kubus dengan ukuran yang sama menurut penglihatan saya. Setelah dilakukan percobaan, hasil yang saya peroleh dengan teman-teman praktikan berbeda. Ada yang mengatakan garis yang di lihat lurus dan ada yang mengatakan garis yang di lihat miring.

Hasil sebenarnya garis tipis horizontal tersebut 100% lurus ! Ya itulah ilusi (optis), ilusi yang ‘menipu’ kita pada pandangan pertama kita melihatnya. Ilusi yang ‘menipu’ seperti itu juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Perbedaan hasil mungkin disebabkan, setiap manusia memiliki pemahaman dan cara pandang yang berbeda dalam menilai ataupun melihat dunia. Perbedaan pendapat seseorang yang mengatakan bahwa dunia itu “berwarna”, atau “hitam-putih” bisa terjadi akibat dari perbedaan cara otak merespon rangsang yang diterima.

Persepsi manusia sering dikaitkan dengan bagaimana suatu rangsang atau stimulus ditanggapi dan ditafsirkan agar menciptakan kesan pada lingkungannya. Dalam hubungannya dengan sensasi, persepsi bukan hanya sekedar proses penginderaan, karena rasa manis, rasa pahit, sentuhan, sapaan dan sebagainya dapat diinterpretasikan secara amat berbeda tergantung apa yang menyebabkan serta dari konteks yang lebih luas (kebiasaan, selera, dll). 

Terkait dengan proses bagaimana persepsi terbentuk, ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemahaman seseorang tentang persepsi. Hal tersebut termasuk diantaranya perhatian yang selektif, ciri-ciri rangsang, nilai dan kebutuhan individu, serta pengalaman terdahulu.

Adanya ilusi merupakan penyebab kesalahan persepsi, yaitu memperoleh kesan yang salah mengenai fakta-fakta objektif yang disajikan oleh alat-alat indera kita. Ilusi lain terjadi karena pesan yang salah arah dari organ-organ indera, seperti terjadi dalam adaptasi sensorik.
Faktor-faktor penyebab Ilusi:
1.      Ilusi yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal
2.      Ilusi karena disebabkan faktor kebiasaan.
3.      Ilusi karena kondisi rangsangan terlalu kompleks

Sumber:
Basuki, Heru. (2008). Psikologi umum.          Jakarta: Salemba Humanika.


Kamis, 16 April 2015

PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN KEBERBAKATAN

Nama   :  Olyn Dianisha
Npm    :  18514356
 Kelas  : 1PA04




Sejarah Boneka Horta
             Boneka Horta, mungkin ada sebagian dari kalian sudah pernah mendengar tentang Boneka Horta. Boneka ini merupakan suatu media tanam yang dikemas dalam bentuk boneka dengan bagian kepala atau bagian lainnya dapat ditumbuhi rumput.
Arti dari nama Boneka Horta itu merupakan kependekan dari “hortikultura”. Penemuan boneka rumput ini dimulai dari penelitian sekelompok mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor, Jawa Barat – yang dimotori oleh Gigin Mardiansyah, Nisa Rahmania, dan Asep Rodiansyah. Boneka Horta merupakan hasil inovasi pertama di Indonesia yang dibuat secara masal dengan menggabungkan elemen permainan dan elemen edukasi yang bertema tanaman. Sejarah dari usaha ini berawal dari Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan, kemudian lolos dan didanai. Dengan dana itu mereka melakukan riset dan mengembangkan usaha Boneka Horta dan saat ini telah menjadi CV dengan nama d’creatif. Ide awal pembuatan boneka Horta ini sebetulnya dari dosen IPB, Dr Ni Made Armini Wiendy, yang ingin membuat media edukasi buat anak-anak supaya mengenal tanaman sejak dini. Kemudian, Gigin dan keenam rekannya tertarik untuk membuat boneka karena dinilai tepat dan menarik untuk menjadi media edukasi bagi anak-anak.
Sekarang Boneka Horta menjadi salah satu usah kecil mikro menengah yang ada di Indonesia yaitu usaha kerajinan tangan (Handicraft). Adapun pengertian kerajinan tangan adalah kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan). Kerajinan yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan. Dari kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai. Contoh daerah yang termasuk sentra kerajinan tangan di Indonesia adalah Kota Bogor.

            Cara Pembuatan Boneka Horta
                 Cara membuat boneka horta dapat dikerjakan oleh semua kalangan umur, apalagi dikerjakan oleh anak usia sekolah, karena dapat mengajarkan anak untuk berwirausaha, dapat mengasah kreativitas anak usia sekolah serta dapat melatih anak cara merawat tanaman yang dibuatnya maupun melatih anak untuk mengamati tumbuh kembang tanaman.
                         Berikut ini adalah bahan dan alat yang digunakan untuk membuat boneka horta.
Bahan
·                  Kaos stoking atau kain kasa halus
·                  Serbuk gergaji/serbuk kayu halus
·                  Pupuk
·                  Bibit rumput
·                  Benang / pita jepang (sebagai pengganti benang untuk mengikat)
·                  Hiasan pendukung seperti kancing, mata boneka, dan lain-lain
Cara Membuatnya
- Pertama masukkan bibit rumput ke dalam kaos stocking atau kassa pada posisi yang disuka (pada   bagian kepala boneka ataupun pada bagian punggung, dll).
- Campurkan pupuk dengan serbuk kayu gergaji.
- Isi campuran pupuk dan serbuk kayu gergaji kedalam kaos stocking atau kassa yang telah dibentuk menjadi bagian kepala, badan, tangan atau kaki.
- Satukan setiap bagian dengan cara menjahit dengan benang dan tambahkan hiasan (seperti gambar) sehingga berbentuk boneka.
- Rendam sebagian tubuh boneka yang diinginkan untuk ditumbuhi rumput sebentar saja.
- Lalu rawat dengan cara menjaga kelembaban beneka atau siram dengan air bila perlu.
 
               Proses tumbuh tanaman rumput kurang lebih 3 (tiga) hari. Jika tanaman rumput tumbuhnya tidak rata atau terlalu panjang dapat dibentuk dan pangkas rumput sesuai selera agar tampak lebih indah.

Tahapan Dalam Menumbuhkan Boneka Horta:
- Bukalah plastik pembungkus Boneka lalu rendam dalam air selama 1 jam dengan    posisi   terbalik.
- Taruh boneka di wadah, terhindar dari cahaya matahari langsung.
- Siram setiap hari. Setelah 4-7 hari rumput akan mulai tumbuh.
- Setelah 2 mingguan boneka boleh sesekali dijemur, tapi jangan terlalu lama . ini berfungsi agar rumput berwarna hijau cerah.
- Boneka tumbuh selama 2-3 bulan tergantung cara perawatan.. Jika masih dalam kemasan plastik Boneka Horta dapat bertahan selama 3-4 bulan sebelum ditumbuhkan  (masa kadaluarsa bibit)

              Tips Pertumbuhan Optimal :
- Minggu pertama pertumbuhan adalah masa yang paling penting. Jika pada minggu pertama tersebut boneka kekurangan air atau kondisi udara lembab, besar kemungkinan benih rumput tidak akan tumbuh, atau jikapun tumbuh tidak akan terlalu rimbun.
- Pada Minggu pertama jangan letakkan boneka pada tempat yang terlalu lembab dan atau terkena sinar matahari secara langsung.
- Untuk menghindari jamur yang tumbuh, apabila rumput sudah agak panjang ( lebih dari 1 minggu sesudah rumput tumbuh ) sesekali letakkan boneka tersebut di udara luar yang terkena sinar matahari. Jika berlumut karena kondisi lembab bisa dibersihkan dengan sikat.

Manfaat Boneka Horta
       Boneka Rumput Horta / horta = hortikultura adalah sebuah media tanam yang dikemas dalam bentuk boneka. Boneka ini dibuat untuk mengenalkan anak-anak ke dunia pertanian secara instan. Selain itu anak-anak dapat belajar mengamati pertumbuhan tanaman sambil bermain. Boneka ini juga bertujuan untuk mengenalkan cara menanam hidroponik atau menanam menggunakan media lain selain dari tanah. Boneka Rumput Horta ini bisa menjadi alternatif mainan baru yang edukatif, kreatif dan imajinatif. Manfaat lain nya seperti :
- Mengajarkan kedisiplinan yaitu melalui kedisiplinan dalam menyiram
- Melalui cara menanam tanaman ini anak dapat belajar mengenai cahaya. Sebab tanaman ini harus disimpan ditempat yang teduh pada minggu pertama karena cahaya dapat menghambat perkecambahan.
- Keberadaan boneka ini juga dapat mengajarkan tentang bisnis, karena banyak konsumen boneka horta ini yang memilih untuk menjualnya kembali.
- Bisnis tanaman, termasuk boneka horta saat ini banyak dicari para konsumen. Tingginya sosialisasi masyarakat untuk mencintai lingkungan,
- Guna mengurangi global warming menjadi keuntungan tersendiri bagi usaha ini untuk memasarkan produknya.
- Karena tinggi akan nilai mendidiknya maka banyak instansi sekolah yang menggunakan boneka horta untuk mengajarkan anak – anak untuk mencintai tanaman, dengan media berbagai bentuk boneka yang lucu dapat menarik minat anak- anak untuk bertanam dan mencintai lingkungannya.
- Belum banyaknya yang menjual sehingga peluang pasarnya masih sangat besar.
- Mengurangi pencemaran yang berasal dari limbah industry kayu.
- Mengenalkan cara menanam dan merawat tanaman kepada anak-anak dengan cara yang menarik.
- Meningkatkan rasa tanggung jawab, disiplin, imajinasi serta kreatifitas anak-anak.
- Meningkatkan kepekaan dan kecintaa anak-anak terhadap lingkungan dan alam sekitar.
- Ikut serta dalam upaya mengurangi pengangguran dan peningkatan ekonomi keluarga melalui program pembedayaan masyarakat.
           Kelebihan Boneka Horta
Bisnis tanaman, termasuk boneka horta saat ini banyak dicari para konsumen. Tingginya sosialisasi masyarakat untuk mencintai lingkungan, guna mengurangi global warming menjadi keuntungan tersendiri bagi usaha ini untuk memasarkan produknya.
Banyak instansi sekolah yang menggunakan boneka horta untuk mengajarkan anak – anak untuk mencintai tanaman, dengan media berbagai bentuk boneka yang lucu dapat menarik minat anak- anak untuk bertanam dan mencintai lingkungannya. Hal ini menjadi peluang pasar yang cukup besar bagi pelaku bisnis boneka horta.

           Kekurangan Boneka Horta
- Banyak masyarakat yang belum mengerti proses perawatan boneka horta, untuk itu sebaiknya berikan panduannya secara lengkap. Karena konsumen yang produknya gagal tumbuh, biasanya akan menyampaikan complain kepada produsen atau si pembuat.
- Meningkatnya minat konsumen akan boneka horta, menciptakan persaingan pasar yang cukup ketat. Sehingga peluang untuk berebut pasar, semakin sempit.

Diatas telah dijabarkan mulai dari apa itu boneka horta, peluang bisnis yang ada, cara            membuat, kelebihan dan kekurangan dari boneka horta. Berikutnya saya akan membahas cara pemasaran boneka ini

             Cara Pemasaran Boneka Horta
- cara yang paling efektif adalah online shop, seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya banyak keuntungan dari online shop ini.
- Promosi dari mulut ke mulut, dari dulu sebelum ada online shop promosi ini yang paling efektif karena tinggal memerlukan biaya hanya dengan memiliki relasi atau teman maupun kerabat yang banyak maka akan lebih luas juga jangkauan promosinya.
- Mengikuti pameran, karena biasanya orang datang ke pameran untuk mencari benda benda unik dan boneka ini termasuk unik. Jadi peluang terjualnya akan besar

            Kesimpulan
Dalam berbisnis buat sesuatu yang baru agar terus dicari oleh konsumen. Selalu pikirkan hal-hal yang tidak terduga, karena konsumen selalu menginginkan sesuatu yang unik maka dari itu di dalam dunia bisnis sangat dibutuhkan inovasi akan suatu hal yang sudah ada. Contohnya seperti boneka horta ini, yang biasanya boneka hanya untuk pajangan namun ini dapat berfungsi untuk yang lainnya juga dan mengandung edukasi yang sangat kuat.

CONTOH BONEKA HORTA :




Sabtu, 10 Januari 2015

ILMU BUDAYA DASAR - Softskill


Nama : Olyn Dianisha
NPM  : 18514346
Kelas : 1PA04 
Pemimpin yang Merebut Hati Rakyatnya
PENDAHULUAN

Setiap pengkajian atas problem-problem sosial-politik mau tidak mau itu bertolak dari keberadaan kita sebagai manusia, yaitu individu yang memasyarakat  dan menegara, dan individu yang memimpin negara serta mengatur segala kebijakan. Bicara tentang demokrasi, dimana demokrasi sekarang itu melepaskan manusia menjadi masyarakat yang bebas, yang memiliki hak-hak akan kebebasan mereka. Muncul pertanyaan, ”Gampangkah masyarakat yang biasa tertindas seperti kita Indonesia berubah jadi masyarakat yang bebas, atau tirani yang merupakan bentuk kekuasaan yang digunakan sewenang-wenang berubah menjadi republik? Dan masyarakat berjiwa korup ke masyarakat berjiwa merdeka?”
Tentu saja kalo kita membicarakan masyarakat pasti ada kaitannya dengan negara. Sekilas tentang negara, negara adalah suatu organisasi yang terdiri dari sekelompok atau beberapa kelompok orang yang mendiami suatu wilayah dan tahu akan adanya pemerintah yang mengatur tata tertib dan juga memberikan keselamatan terhadap kelompok tersebut. Siapa itu pemerintah? Yang pasti nya adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengatur, menguasai, melakukan kebijakan, memberikan kesejahteraan, keamanan, dan yang pasti membuat kita sebagai warga negara patuh dan taat akan kebijakan tersebut.
Disinilah akan adanya tantangan bagi pemerintah untuk merebut hati rakyatnya, rasa hormat dan percaya pada rakyatnya, disisi lain akan adanya permasalahan yang mucul setelah kekuasaan itu diperoleh, dan bagaimana pula sikap kita seharusnya sebagai mahasiswa terhadap jalannya pemerintahan sekarang.
PEMBAHASAN

A. SEPUTAR DEMOKRASI DAN HAK ASASI MANUSIA
Demokrasi adalah budaya kita sekarang, demokrasi merupakan bentuk pemerintahan dimana hak-hak kita untuk membuat keputusan-keputusan politik digunakan secara langsung oleh setiap warga negara, dicapai melalui prosedur pemerintahan mayoritas yang biasa dikenal dengan sebutan demokrasi langsung. Prinsip dasarnya, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur manusia merupakan tugas yang tak bisa ditawar-tawar oleh setiap manusia. Kesejahteraan manusia jauh lebih penting daripada tujuan mana pun. Di dalam masyarakat yang demokratis, hak-hak sipil dan kebebasan dihormati serta di junjung tinggi. Kebebasan yang mengacu pada kemampuan individu untuk menentukan sendiri apa yang harus dilakukannya dalam hidup ini. Namun, kebebasan itu tetap punya batas. Batasnya ialah bahwa kebebasan itu dilaksanakan demi pemenuhan hak dan kebaikan orang lain. Jadi kebebasan yang diizinkan di sini bukanlah kebebasan yang mengarah pada anarki sosial.

B. GAMPANGKAH MASYARAKAT YANG BIASA TERTINDAS BERUBAH JADI MASYARAKAT YANG BEBAS,ATAU TIRANI BERUBAH MENJADI REPUBLIK? DAN MASYARAKAT BERJIWA KORUP KE MASYARAKAT BERJIWA MERDEKA?
Jawabannya, dimana sama halnya dengan macan yang biasa dirantai lalu dibebaskan, tidak gampang bagi masyarakat yang biasa di tindas berubah menjadi masyarakat berjiwa bebas. Alasannya sederhana saja. Lingkungan baru menuntut kemampuan hidup yang baru pula. Selain itu, masyarakat yang lama tertindas, sehingga dapat terjerumus ke dalam penindasan yang lebih parah lagi, semata-mata karena masyarakat itu dasar nya sudah berjiwa budak. Contohnya ketika tirani berubah jadi republik, pasti ada sekelompok orang yang kehilangan hak-hak kekuasaannya, biasa nya seperti mantan pejabat. Mereka akan berusaha keras menggagalkan perubahan itu.
Apabila kebebasan itu tercapai, muncul pertanyaan baru, ”Bagaimana caranya mempertahankan kebebasan yang baru ini?”. Solusinya bisa dengan dua cara. Pertama, jika kemampuan yang kurang, maka bangunlah pranata-pranata baru (sistem tingkah laku sosial yang bersifat resmi serta adat-istiadat dan norma yg mengatur tingkah laku itu, dan seluruh perlengkapannya guna memenuhi berbagai kompleks kebutuhan manusia di dalam masyarakat dan institusi) untuk melatih kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan lingkungan baru. Kedua, kenali kelompok yang menghendaki kebebasan hanya untuk dapat berkuasa, lalu beri mereka kekuasaan secukupnya, dan kenali kelompok yang menghendaki kebebasan agar dapat hidup tenteram, lalu bangun pranata sosial, politik,dan ekonomi untuk menjamin kehidupan mereka.
Masyarakat yang berjiwa korup ke masyarakat berjiwa merdeka. Jika di lihat, misalkan terbatas pada para pemimpin yang rusak karena korupsi, maka masyarakat itu masih bisa berubah menjadi masyarakat merdeka. Syaratnya cukup mudah, ibarat pohon yang puncaknya busuk, tetapi batang, dan akarnya masih baik, maka dengan memancung puncaknya, pohon akan tumbuh sehat. Jika pemimpin dan rakyat sudah sama-sama korup, maka teramat sulit bagi masyarakat itu untuk merdeka. Menjadikan masyarakat yang berjiwa merdeka mungkin bisa terwujud jika pemimpinnya bertekad bulat untuk mewujudkannya. Kenapa sulit bagi masyarakat yang sudah busuk oleh korupsi berubah jadi masyarakat berjiwa bebas? Karena korupsi sebenarnya adalah cermin rusaknya pranata sosial. Ternyata jauh lebih sulit mengganti pranata daripada membuat peraturan baru. Contohnya, kepatuhan terhadap peraturan negara merupakan pranata. Namun demikian, sering terjadi peraturan negara tidak dilaksanakan hanya karena petunjuk pelaksanaannya belum ada. Jika demikian halnya, pranata tersebut sudah rusak. Kalau sudah rusak, pranata itu mestinya diganti. Logisnya pranata baru membalikkan pranata lama (mematuhi peraturan), jadinya pranata baru melawan peraturan yang ada. Namun dalam kenyataannya, teramat sulit menanamkan jiwa melawan seperti itu, terlebih dalam tempo singkat. Jauh lebih mudah mengeluarkan peraturan baru, atau petunjuk pelaksanaan, dan mungkin juga petunjuk lain yang lebih rinci, yang sering disebut petunjuk teknis. Makanya,jika pranata sudah rusak, perbaikan lewat pembuatan undang-undang (upaya legislatif) samasekali tidak berguna lagi. Oleh karena itu, mengganti pranata yang rusak sering harus dengan cara-cara luar biasa, seperti kekuasaan besar yang dapat memaksa bubarnya pranata yang lama dan berlakunya pranata yang baru.

B. NEGARA DAN PEMERINTAHAN
Indonesia adalah negara republik yang mana kepala negaranya dijabat oleh presiden. Negara republik tersebut memiliki perdana menteri yang akan memimpin kabinet. Kehidupan negara ini pada prinsipnya sama dengan kehidupan keluarga, yang mana di dalamnya terdapat tata tertib dan juga keamanan. Sistem pemerintahnya berfungsi untuk menjaga kestabilan pemerintahan, politik, pertahanan, ekonomi, dan lain-lain. Sistem pemerintahan  apabila dijalankan secara benar dan menyeluruh, maka negara ini akan berada dalam keadaan stabil. Di masa reformasi sekarang, bangsa kita bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. Untuk itu, perlu di susun pemerintah yang konstitusional.

C. MEREBUT HATI RAKYAT
Kedaulatan rakyat telah memberikan gambaran,bahwa rakyatlah pemegang kekuasaan tertinggi dalam setiap kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Sudah jelas kalau rakyat yang diutamakan,rakyat yang akan diambil hatinya, rakyat yang selalu di perhatikan, dan rakyat lah sumber dari semua aturan.
Inilah tantangan terbesar pemerintah yang ingin memimpin dan mengatur negara ini, tanpa dukungan dari masyarakat suatu pemerintahan tidak dapan terselenggarakan. Sudah jelas rakyat yang paling utama. Bila di kutip dari (Sebuah sumbangan pemikiran untuk partai Golkar), disini kita melihat dari sudut pandang salah satu partai politik dalam merebut hati rakyat. Gagasan salah satu partai (Golkar) ini bertumpu pada tiga hal, yaitu nasionalisme, demokrasi, dan pembangunan ekonomi. Nasionalisme ditempatkan pada posisi pertama bukan tanpa sebab. Beberapa tahun terakhir Indonesia mengalami beberapa jenis konflik sekaligus. Dibeberapa daerah, menguatnya semangat separatisme bersenjata, semangat kesukuan, dan fanatisme agama yang mengakibatkan adanya korban jiwa. Disini partai (Golkar) harus mampu meyakinkan masyarakat yang tersebar dari Aceh sampai Papua bahwa Indonesia adalah wadah kita bersama, dimana segala keunikan yang bersifat partikular dalam daerah, suku, dan agama dapat hidup berdampingan dan berkembang sepenuh-penuhnya tanpa harus saling menyikut atau mematikan satu dan lainnya. Di samping itu mengarah ke demokrasi sebagai dasar perjuangan, tapi banyak para tokoh di kalangan partai-partai tidak mengerti dengan baik hakikat demokrasi serta bagaimana sesungguhnya dengan praktik pemerintahan modern. Contohnya, pada zaman Soeharto, institusi pemerintah cenderung melemah, tak mampu bersikap tegas manakala ketegasan dibutuhkan, tak berani konsisten manakala konsistensi sangat dibutuhkan untuk mengangkat kembali wibawa pemerintah. Di sini partai (Golkar) berkeinginan harus tampil ke depan untuk berkata bahwa, sistem demokrasi bisa berjalan baik hanya jika institusi pemerintahan berjalan efektif, mampu bertindak tegas, serta memiliki kewibawaan di mata rakyat. Fakta yang terlihat tanpa ketegasan dan kewibawaan, perasaan aman dalam masyarakat tak mungkin terbangun. Cara lain menarik hati rakyat salahsatunya dengan cara ciptakan kepercayaan, mendorong pemerintah untuk menciptakan kondisi kepercayaan dan aturan-aturan yang lebih baik bisa dengan cara pemberantasan praktik KKN. Berhubungan dengan pemerataan ekonomi bisa melalui program reformasi pajak, penyebarluasan kepemilikan aset-aset produktif kepada masyarakat, perluasan kesempatan kerja, perluasan pendidikan dan tingkat teknologi dari proses pembangunan ekonomi. Bisa dikatakan hanya manusia Indonesia yang berkualitas yang dapat menjamin keberhasilan proses itu.
Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan oleh pemerintah, Pertama, Pendekatan Kesejahteraan (Welfare Approach) pendekatan ini menitik beratkan pemenuhan kebutuhan fisik keluarga, perumahan, sandang pangan, proyek, dan pelatihan. Kedua, Pendekatan Kesamaan (Equality Approach) pendapat ini mengakui perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan, mempunyai andil terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kerja produktif dan reproduktif. Ketiga, Pendekatan anti kemiskinan (Anti Poverty Approach) pendekatan ini lebih halus, lebih menekankan upaya menurunkan ketimpangan pendapatan (pendapatan perempuan dan laki-laki), kelompok sasaran pekerja miskin. Pada peranan produktif, penghapusan kemiskinan dan peningkatan keseimbangan pertumbuhan ekonomi itu membutuhkan peningkatan produktivitas pada rumah tangga yang berpendapatan rendah. Keempat, Pendekatan Pemberdayaan Perempuan (Empowerment Approach) terjadi jika semua pendekatan di atas tidak teratasi, asumsinya memperbaiki posisi perempuan. Pendekatan ini menyangkut semua aspek kehidupan perempuan dan semua kerja perempuan (kerja produktif, reproduktif, domestik, publik, dan menolak upaya yang menilai rendah pekerjaan, mempertahankan keluarga dan rumah tangga) karena perempuan dalam pembangunan dengan pengertian kemandirian (self reliance) dan kekuatan internal (internal strength) maka pembuatan undang-undang mendukung pengembangan organisasi perempuan pada mobilitas politik,kesadaran,dan pendidikan karena ini merupakan syarat perubahan sosial.
Hal yang paling penting menerut saya selain pendekatan yang dijelaskan di atas, yaitu dimana kita semua ingin menegakkan HAM dalam konteks untuk mernperkokoh kesatuan negara, menjadi keharusan secara konsisten menegakkan konsep negara hukum atau supremasi hukum yang menjamin kebenaran dan keadilan bagi semua rakyat atau warga negara, apapun sukunya, agama, keturunan, daerah ataupun asal usul sosial, dan budayanya. Prinsip persamaan dihadapan hukum (equality before the law), harus dapat dirasakan dalam prakteknya, bahwa hukum itu berada diatas segala-galanya serta berlaku bagi semua pihak tanpa pandang bulu. Artinya hukum itu diperlakukan sama, tidak membedak-bedakan atau diskriminatif apalagi merendahkan martabat sebagian rakyat atau suku bangsa, agama, daerah ataupun latar belakang sosial budayanya. Jika hal-hal ini tidak dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen oleh penguasa, bagaimana pun juga akan menimbulkan ketidakpuasan disebagian rakyat yang kemudian menumbuhkan sentimen kesukuan, golongan, agama, kedaerahan yang menjadi bibit-bibit perpecahan. Sementara secara politik harus dihindari adanya monopoli kekuasaan oleh pemerintah pusat, apalagi membangun kewenangan yang dominan terhadap satu daerah atau satu suku bangsa saja, yang akan berakibat merusak makna kebersamaan. Dalam hal ini pengembangan disentralisasi wewenang sebagai bagian dari pengembangan otonomi daerah menjadi penting. Dan dalam konteks itu daerah perlu diberi peluang untuk ikut menentukan corak pemerintahan dan kekuasaan pusat.
Dilihat dari sudut pandang psikologi, untuk merekayasa kepatuhan tersebut,di mana semuanya harus sesederhana mungkin, tapi bukan disederhanakan (Albert Einstein). Sebuah prinsip perilaku manusia yang terkenal menyatakan bahwa kita akan lebih mudah membuat orang melakukan sesuatu untuk kita jika kita meminta orang lain melakukannya disertai dengan alasan. Cara melakukannya tidak lebih daripada memilih kata yang tepat untuk membangkitkan prinsip psikologi dan memutar perilaku otomatis yang ada dalam diri manusia. Misalkan di level politik, level elite, para pejabat terpilih terlibat dalam pertukaran balas jasa, sering kali dapat dipahami sebagai balas budi. Level akar rumput, organisasi politik lokal telah belajar bahwa cara prinsipil untuk mempertahankan kedudukan kandidat mereka adalah memastikan para kandidat tersebut melakukan jasa kecil namun dalam skala yang besar kepada para pemilih mereka. Di sisi lain pemerintah harus mempunyai komitmen dan konsistensi, di mana konsistensi adalah suatu sikap yang dihargai dan diakui dalam kebanyakan situasi. Dan ketidak konsistenan biasanya dianggap sebagai suatu karakter personal yang buruk. Faktor pendukung melalui pembuktian sosial. Bukti yang lebih meyakinkan tentang penting nya peran kesamaan, adanya usaha untuk mengarahkan perbedaan yang ada.

D.PERMASALAHAN DI DALAM KEKUASAAN
Setelah kekuasaan itu dicapai, faktanya muncullah beberapa permasalahan seperti ketidakpuasan atau kerakusan terhadap kekuasaan yang akhirnya menurunkan martabat diri sendiri dan menghilangkan rasa hormat di mata rakyat nya. Kali ini, bukan saja kerakusan, melainkan iri yang juga merusak rasa hormat terhadap rakyat yang dipimpin. Berbeda dari kerakusan yang tidak hanya membara di dalam dada para penguasa, tapi juga terkadang didada rakyat biasa, maka iri karena sukses bawahan hanya terdapat didada para penguasa. Dengan kerakusan, orang yang patut diberi hadiah karena suksesnya malah di hina, dengan iri, orang yang patut di puji karena suksesnya juga malah di hina. Oleh karena itu, rakyat yang lagi naik daun dalam karier pemerintahan, hati-hatilah. Ketahuilah bahwa penguasa tak mungkin terhindar dari dua penyakit rakus dan iri. Agar selamat dalam sukses kedepannya, tahanlah diri, berlatihlah agar tetap merasa rendah hati, hindari kesan merasa “besar kepala” pada saat-saat sukses. Jangan beri kesempatan bagi penguasa untuk merasa rakus dan iri terhadap diri sendiri. Jadi tidak secara otomatis penguasa yang dipilih langsung oleh rakyat mendatangkan kemaslahatan umum. Untuk itu dua syarat lain yang tidak boleh dilupakan. Pertama, kekuasaan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kekuatan pengawas. Kedua, masa kerja kekuasaan itu harus dibatasi sejelas-jelasnya. Pemerintah yang tangguh, tahu caranya mengelola masyarakat, mendengarkan aspirasi dari rakyat nya. Dimana seolah-olah masyarakat adalah manusia yang pada dasarnya jahat, yang takkan berbuat baik kepada sesama, kecuali terpaksa, contohnya kemiskinan dan kelaparan memaksa orang bekerja keras: sedangkan hukum memaksa orang berbuat baik.

E. SIKAP SEBAGAI MAHASISWA
Pemilu yang telah dilakukan tahun 2014 merupakan awal perjalanan pemerintahan yang dikuasai Koalisi Indonesia Hebat selama lima tahun ke depan. Koalisi beranggotakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura, dan Partai Nasdem. Dengan situasi perpolitikan seperti ini pasti menarik perhatian masyarakat, tak terkecuali mahasiswa. Masyarakat pun berharap pemerintah maupun parlemen bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok apalagi diri sendiri. Kalau mereka melenceng, pasti rakyat tak mau diam. Ini merupakan tugas kita sebagai mahasiswa di mana kita sebagai pengawal tugas dari pemerintah dan parlemen dalam menjalankan visi dan misi mereka. Oleh karena itu, sikap kita sebagai mahasiswa,di mana kita harus wajib mengamati dan memahami perkembangan politik saat ini. Namun,bukan hanya memahami saja, mahasiswa harus berani mengkritik pemerintah dan parlemen melalui bantuan media massa. Sampaikanlah pendapat kita melalui pers yang masih menjadi acuan bagi masyarakat. Satu yang harus dipahami dalam mengritik, kita tidak perlu melakukan demonstrasi yang menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun lingkungan, sampaikan lah kritik dengan baik dan benar yang tidak menimbulkan korban, contohnya melalui media sosial.
Ada beberapa hal sebagai mahasiswa yang dapat kita lakukan:
a) Pengembangan Potensi Diri
Mahasiswa mengembangkan potensi dirinya sebagai bentuk kesadaran akan hakikat pendidikan yang mendasar. Mahasiswa diharapkan mampu menjual diri (menemukan bakat dan kemampuan pribadi dan menjadi keunggulan) dan mampu mengembangkan kemampuan dirinya sehingga menjadi sebuah sumber intelektual yang akan berguna bagi kemajuan diri dan lingkungannya.
b) Melakukan Kontrol Kebijakan Pemerintah
Sesuai dengan peran dan fungsinya,mahasiswa wajib melakukan kontrol kebijakan pemerintah, khususnya kebijakan mengenai penentuan arah dan karakteristik pendidikan bangsa. Sehingga mampu menganalisa kebijakan dan melakukan kontrol terhadapnya.
c) Memenuhi Kebutuhan akan Perbaikan Sistem Pendidikan Nasional
Mahasiswa seharusnya mampu menjawab dan memberi solusi atas kebutuhan-kebutuhan akan perbaikan sistem pendidikan di Indonesia. Hal yang paling sederhana adalah dengan berprestasi di bidang masing-masing. Dengan itu, akan lahir banyak ahli di banyak bidang. Ahli-ahli tersebut sekaligus sebagai pemberi solusi terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia.Dengan menerapkan usaha-usaha tersebut, diharapkan mahasiswa benar-benar berperan dalam perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. Indonesia tidak butuh wacana untuk berubah. Indonesia butuh peubah, entitas yang bisa mengubah keterpurukan menjadi kemakmuran. Mahasiswa harus mampu menjadi entitas peubah itu, demi Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

KESIMPULAN
Indonesia adalah negara demokrasi. Demokrasi berarti di mana kekuasan tertinggi berada ditangan kita, ditangan masyrakat, ditangan rakyat Indonesia. Rakyatlah pemegang kekuasaan tertinggi dalam setiap kehidupannya dalam bermasyarakat dan bernegara. Sudah jelas kalau rakyat yang di utamakan, rakyat yang akan di ambil hatinya, rakyat yang selalu diperhatikan, dan rakyatlah sumber dari semua aturan. Memang perubahan yang berat bagi masyrakat Indonesia yang awalnya merupakan rakyat yang tertindas berubah menjadi rakyat yang bebas. Oleh karena itu maka di butuhkan pemimpin yang mampu mengendalikan masyarakat ini, harus mampu meyakinkan masyarakat yang tersebar dari Aceh sampai Papua bahwa Indonesia adalah wadah kita bersama, dimana segala keunikan yang bersifat partikular dalam daerah, suku, dan agama dapat hidup berdampingan dan berkembang sepenuh-penuhnya. Perlu cara dan strategi khusus dalam mengambil hati rakyat tersebut, menuntut kepatuhan akan aturan yang ada dan ini merupakan tugas dari pemerintah. Pemerintah harus mengerti akan rakyat, sudah ketentuan di mana kepatuhan atau ketaatan itu akan diperoleh jika disertai dengan alasan dan pemerintah dapat melakukan beberapa pendekatan-pendekatan seperti yang di jelaskan sebelumnya. Permasalahan yang timbul dimana kekuasaan sudah didapat. Penyakit rakus dan irilah yang membuat kehancuran pada saat ini. Rakus dan iri akan harta, kekuasaan, dan lain-lain adalah penyakit dari para pemimpin saat ini. Oleh sebab itu, diharapkan kepada mahasiswa selalu berpikir kritis karena cenderung pada saat ini mahasiswa sekarang sudah tidak kritis lagi, mereka sudah terlalaikan hanya urusan dunia, hal ini terjadi karena banyak mahasiswa yang tertipu dengan hal-hal yang sudah pastinya jelas menipu. Mahasiswa sekarang sudah sangat lugu apapaun info yang didapat pasti akan diterima dengan begitu saja tanpa ada penyaringan lagi. Tugas kita sebagai mahasiswa harus ikut mengawal jalannya pemerintahan, mengontrol kebijakan, ikut menyampaikan aspirasi tetapi dengan jalan yang benar yang tidak menimbulkan kerugian contohnya melalui media sosial.

DAFTAR PUSTAKA

Cialdini, Robert. (2005). Psikologi persuasif merekayasa kepatuhan. Jakarta: Prenada Media.

Mara, Lalu. (2004). Merebut hati rakyat. Jakarta: PT Primamedia Pustaka.

Raga, Rafael. (2001). Pengantar sosiologi politik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Machiavelli, Niccolo. (1996). Politik kerakyatan. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Sadjuri, Khumaidi. (2010). Peberdayaan perempuan dalam pembangunan berbasis partisipasi. From http://e-journal.stain-pekalongan.ac.id/index.php/Muwazah/article/view/329.

Buyung, Adnan. (2003). Implementasi perlindungan HAM dan supremasi hukum. From www.uscschooloflaw/Ifip/english/pdf/bali_seminar/implementasi perlindungan HAM-adnan buyung nasution.pdf.